Running teks ini berisi tentang nasehat, petuah, kata mutiara, doa, hadist, cuplikan buku/kitab, motto, dll yang sifatnya ringan dan memotivasi diri.

"Sekali-kali tidak akan kamu capai kebaikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebagian dari apa yang kamu cintai" (Ali Imran:93). | kutipan buku Bai'at hal 89

Press Release : Khalifah Islam membuat Kunjungan Bersejarah di Capitol Hill


1 Juli 2012
Press Release

Khalifah Islam membuat Kunjungan Bersejarah di Capitol Hill


Kongres Amerika Serikat memperkenalkan Resolusi menyambut Hadhrat Mirza Masroor Ahmad ke Amerika dan memuji komitmennya untuk mempromosikan perdamaian

Pada tanggal 27 Juni 2012, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad disambut di Capitol Hill, Washington D.C. dimana beliau menyampaikan sebuah intisari pidato yang berjudul “The Path to Peace – Just Relations between Nations” atau “Jalan Menuju Perdamaian – Hanyalah Hubungan antar Bangsa” pada acara tersebut, yang dihadiri oleh lebih dari 30 anggota Perwakilan Rakyat di Amerika Serikat, termasuk diantaranya Nancy Pelosi, pimpinan utama Demokrat di jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat.
Para hadirin yang menghadiri acara tersebut diantaranya terdiri atas para anggota Diplomatic Corps, para Pegawai Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri, para Profesor, para pemimpin LSM, pimpinan – pimpinan agama, serta rohaniawan, berbagai perwakilan media, para Wakil Negara Bagian, serta berbagai macam sektor masyarakat lainnya.
Bersamaan dengan acara tersebut, Hudzur juga diajak berkeliling gedung Capitoll Hill, sebelum akhirnya diantarkan langsung menuju House of Representatives (Dewan Perwakilan Rakyat), dimana akan dilangsungkan perkenalan serta sambutan untuk menghormati kunjungan beliau ke Amerika Serikat.
“Menyambut His Holiness (Yang Mulia), Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, pemimpin spiritual serta kepala administratif utama Jamaah Muslim Ahmadiyah, di Washington DC, dan menghormati serta mengakui komitmen beliau terhadap perdamaian dunia, keadilan, antikekerasan, HAM, kebebasan beragama dan demokrasi.”
Acara dimulai pukul 9.55 pagi waktu setempat, dengan diawali pembacaan ayat Al-Qur’an oleh Maulana Azhar Hanif, sebelum pidato sambutan diberikan oleh Amjad Mahmood Khan, direktur Humas Jemaat Muslim Ahmadiyah USA.
Senator Robert Casey (US-PA) mengucap selamat datang kepada Hudzur, dan berkata bahwa ia sangat menghargai kesempatan untuk bertemu beliau, beliau berkata kepada Hudzur: “Yang Mulia, saya ingin berterimakasih pada anda untuk kepemimpinan anda yang hebat, serta komitmen anda untuk perdamaian, toleransi, dan keadilan.”
Muslim pertama yang menjadi anggota kongres AS, Keith Ellison (US MN-5) mengatakan bahwa Amerika Serikat “merasa terhormat atas kehadiran oleh Yang Mulia Hudzur” dan berkata bahwa dibawah kepemimpinan oleh Khalifah, Jemaah Muslim Ahmadiyah membuktikan diri sebagai ‘berkah sejati bagi rakyat Amerika Serikat’.
Anggota kongres Brad Sherman (US CA-27) berkata bahwa ia akan membacakan resolusi kongres yang dalam tujuannya menyambut Hudzur dalam kunjungan beliau ke DPR, segera setelah event ini. Ia juga berkata bahwa Hudzur adalah ‘seorang contoh teladan dari toleransi untuk seluruh dunia.’
Katrina Lantos Swett, Ketua dari Komisi Internasional Kebebasan Beragama Amerika Serikat (USCIRF), mengatakan kalau ia merasa seisi ruangan terisi oleh ‘berkat yang sangat spesial, dan tak diragukan lagi merupakan pantulan dari keberkatan yang dibawa Yang Mulia Hudzur ke Capitol’. Ia juga melanjutkan dengan berbicara serta mengutuk perihal ketidakadilan dan kekerasan berkesinambungan yang diterima Muslim Ahmadi di berbagai negara.
Anggota kongres Frank Wolf (VA-10) menyambut Hadhrat Mirza Masroor Ahmad atas kedatangan beliau, dan berkata bahwa Jemaat Muslim Ahmadiyah akan selalu siap untuk mendukung segala usaha penegakan HAM.
Anggota kongres Mike Honda (CA-15) berbicara tentang rasa bahagianya telah bertemu secara pribadi dengan Hudzur malam sebelumnya di Masjid Baitur-Rahman.
Ia juga berharap para Ahmadi akan selalu aman dan damai di Amerika Serikat, sehingga mereka dapat terus melanjutkan menyebarkan pesan-pesan mereka akan perdamaian.
Setelah itu sebuah kopian dari Resolusi Kongres Khusus disajikan untuk Hudzur oleh Anggota kongres Zoe Lofgren (D-CA).
Pimpinan Demokrat, Anggota kongres Nancy Pelosi berkata bahwa ia bangga bahwa sambutan dari dua partai politik telah diberikan untuk Hadhrat Mirza Masroor Ahmad.

Ia mengatakan bahwa kepemimpinan dari Hadhrat Mirza Masroor Ahmad diwujudkan dengan ‘kebijaksanaan dan kasih sayang’. Selanjutnya ia mengatakan bahwa meskipun menghadapi penganiayaan yang parah, ‘Yang Mulia Hudzur menolak untuk bersikap getir ataupun membalas dendam’.

Presiden Jemaat Ahmadiyah AS, Dr. Ahsanullah Zafar, berbicara mengenai betapa dibawah kepemimpinan sang Khalifah, Jemaat Ahmadiyah tidak merespon penganiayaan yang dihadapi mereka dengan kekerasan, namun sebaliknya dengan doa.
Intisari pidato Hadhrat Mirza Masroor Ahmad dimulai pada pukul 10.40 pagi. Yang Mulia menerangkan kepada para hadirin tentang ajaran-ajaran Al-Qur’an mengenai Hubungan Internasional. Hudzur berkata bahwa prinsip utama dalam mempertahankan perdamaian adalah keadilan yang hakiki.
Hudzur berkata:
“Kebenarannya adalah bahwa perdamaian dan keadilan tidak dapat dipisahkan-anda tidak dapat mencapai salah satunya tanpa menghiraukan yang lainnya... namun, pada umumnya, masih ada sedikit keraguan bahwa kegelisahan dan kecemasan semakin meningkat di dunia dan dengannya kekacauan menyebar. Ini dengan jelas membuktikan bahwa pada suatu tempat dalam arah pencapaiannya, kebutuhan akan keadilan belumlah tercukupi.”
Yang Mulia Hudzur berkata bahwa Islam mengajarkan bahwa setiap manusia lahir setara dan sepantasnya merasakan kesetaraan HAM.
Hadhrat Mirza Masroor Ahmad berkata:
“Dalam Al-Qur’an Suci, Tuhan Yang Maha Esa dengan jelas menyampaikan meskipun kebangsaan serta latar belakang etnis berfungsi sebagai identitas, hal-hal tersebut tidaklah mengesahkan atau menunjukkan adanya superioritas, dalam bentuk apapun.”

Hudzur melanjutkan:
“Demikian, jelas dalam ajaran Islam bahwa orang-orang dari segala kebangsaan, dan segala ras adalah setara. Dan ini membuat jelas bahwa seluruh manusia harus diberi kesetaraan hak tanpa adanya diskriminasi ataupun prasangka buruk. Ini adalah kunci dan prinsip utama peletakan fondasi untuk keharmonisan antara kelompok-kelompok yang berbeda, serta bangsa-bangsa untuk berdirinya perdamaian.”
Hudzur berkata bahwa bangsa-bangsa yang maju harus mewujudkan usaha yang besar untuk membantu negara berkembang; namun mereka tidak boleh melakukannya dalam usaha memenuhi keuntungan negara mereka sendiri. Sebaiknya mereka melakukannya dengan keinginan untuk mengabdi pada kemanusiaan dan dengan ambisi untuk mengakhiri kegelisahan serta kecemasan bagi mereka yang memerlukan.
Hadhrat Mirza Masroor Ahmad menutup kesimpulan dengan menyampaikan pesan panggilan untuk perdamaian.
Hudzur menyampaikan:
“Amerika Serikat, sebagai negara adidaya di dunia, harus memainkan perannya dalam keadilan hakiki dan dengan seluruh tujuan baik seperti yang telah saya jelaskan. Jika dilakukan demikian, maka dunia akan selalu mengingatnya dengan kekaguman yang hebat akan segala jerih payah kalian. Adalah doa saya semoga harapan ini menjadi kenyataan.”

22 Deer Park Road, London, SW19 3TL UK
Tel/Fax: 020 8544 7613 Mob: 077954 90682 Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Press Secretary AMJ International
Short URL of this page to share: alislam.org/e/1823